Dream Explore and Discover

you can if you think you can

Hmm, Acceleration.

Hari minggu jam 7:55 PM saya nulis di twitter gini:

“kayanya enak ya, lulus sma 15 thn. Kalau MISAL kuliah 4 thn min, berarti 19 thn udah dapet gelar “first degree”. Eh? Nasib org siapa tau ya?”

Kadang saya suka iri dengan anak-anak aksel yang bisa lulus sd dengan usia 10 tahun, lulus smp 12 tahun, lulus sma 14 tahun atau 15 tahun. Well, mereka hebat bisa menyelesaikan jenjang pendidikan secepat itu. Dengan usia yang masih muda belia mereka sudah bisa merasakan hal yang sama dengan anak yang usianya jauh lebih tua dibanding mereka. -_-

Tapi kemudian saya berpikir lagi, memang takdir ku ya segini. Oke, waktu saya masih duduk di bangku sekolah dasar memang saya tergolong anak “papan atas” dan berhasil menempuh belajar di bangku sd selama 5 tahun. Yaah, bisa dibilang muda kala itu, 11 tahun sudah bisa masuk smp. Walauuu, teman saya juga banyak yang lulus sd di usia 10 tahun. Wow!

Smp saya nyoba test masuk kelas akselerasi, tapi ternyata saya ngga lolos. Awalnya saya kecewa, bener! Tapi lambat laun saya mulai bisa menerima, ya ini yang terbaik. Mungkin saya ngga akan sanggup untuk berbaur bersama mereka, menempuh pendidikan selama 2 tahun. Mungkin lagi jika saya masuk aksel, saya ngga akan melewati moment moment indah bersama teman2 saya sekarang. Sekali lagi ini yang terbaik.

Tapi dan tapi, rasa iri kembali muncul di benak saya setiap kali saya membaca blog atau melihat foto teman2 saya atau kakak2 kelas saya yang smp dan sma nya ikut aksel. Wow! Hati saya berkata begitu. 4 tahun, bisa ditempuh. Wow!

Dan saya berpikir lagi. Kalau MISAL, lulus sma 15thn, kuliah 4 thn min, berarti 19 thn udah dapet gelar “first degree”…??

Heey, takdir dan nasib orang siapa tau? Kita tidak pernah dan tidak akan pernah tau apa yang terjadi di hari esok bukan? Karena, apa yang kita peroleh sekarang tidak akan berpengaruh pada nasib kita di hari kemudian, don’t it?

what does it mean , dhe? you were trying to remember us. ^_^

what does it mean , dhe? you were trying to remember us. ^_^

Life is Complicated, right?

Thursday night, 10:43 PM

It was started from tweet from my senior, just call him “Mas Ambon”. Okay?

ambonMS (muhammad syaifuddin)

knp 1 + 1 = 2 ? knapa tdak 4 aja ? atau 9 ? dan knapa hbs huruf a selalu b ? knapa tdk g ? atau l ?

I’m starting to think about that. Why one plus one is 2 not 4? Nor 9? And why after the letter a is b? Why nor g? or l? it’s complicated , but I love it.

Samakah ini dengan pertanyaan kenapa jika aku haus aku harus minum? Kenapa tidak teriak saja? Kenapa aku berjalan menggunakan kaki? Tidak menggunakan tangan? 

Well, itu sudah ditetapkan sama Alloh, ada hal yang kita tidak harus tau dan ada hal yang sama sekali kita tidak boleh tau. Kita boleh tau hanya sebatas tau bahwa ini adalah ini dan fungsinya adalah ini. That ‘s all, not more. But, sometimes ada hal yang juga kita harus tau, banyak memang. Kita tidak dapat menghitungnya. Well, kembali ke pertanyaan mas ambon lagi. Life is complicated, isn’t it?

Anonymous asked: WOW @ tumblrdatinggame(.)com WTF is this.. my little brother's roommate is on this and I think I saw you too lol

Umm, sorry. I’m not interest about that. okay?

you know what?
this is my dad’s happiness. ^_^

you know what? this is my dad’s happiness. ^_^

Berani Berbuat, Berani Bertanggung Jawab.

—Papah

Derita hari ini adalah bahagia esok.

—A. Afina

And It is True

Dulu, waktu saya masih kelas 7, saya ingat sekali ada satu hal yang sampai saat ini masing terngiang-ngiang di kepala saya. Simple, but I’m sure not everybody wanna do that.

Waktu itu, ada pelajaran bahasa jawa. Hari itu kami belajar mencoba menulis hal apa yang belum bisa tercapai dan bagaimana usaha kami untuk meraihnya. Tiba2 ditengah-tengah pelajaran, guru bahasa jawa kami,sebut saja beliau Bu Endah, bercerita tentang teman kami yang ada di kelas 7B. Beliau bercerita yang intinya seperti ini.

“Di kelas 7B itu ada anak, dia punya keinginan yang sampai sekarang belum bisa dicapainya. Kalian tau apa?”

“Bu guru tidak akan menyebutkan siapa nama anak itu.”

…………….(hening)

“…. Dia itu ingin sekali naik haji. Jadi, sedari sekarang dia menabung, menabung sedikit demi sedikit biar bisa naik haji….”

(stuck)

Wow, untuk seusia kami , itu merupakan hal yang sungguh dan amat sangat sungguh HEBAT. Dan, jikalau itu diceritakan ke SEMUA ORANG, saya yakin mereka pasti akan tersenyum dengan cerita singkat tentang si anak itu.

Betapa mulianya cita2 seorang remaja yang bisa buat orang melantunkan kalimat2 indah untuknya. Subhanalloh, mulia sekali cita2nya. Dan do’a yang akan orang lantunkan buatnya pastilah do’a-do’a yang senantiasa mengiringya menggapai mimpinya kelak…

Kawan, semoga apa yang kau impikan dan kau harapkan selama ini, buahnya bisa kau petik dengan bahagia seiring dengan koin demi koin yang kau kumpulkan selama ini. Amiin

Hati manusia itu seperti puzzle.

—Nadhifa S.